𝐅𝐢𝐠𝐡𝐭𝐢𝐧𝐠!



     Lari





Hujan pun sudah puas membasahi, kini giliran matahari yang bertugas untuk menghangatkan bumi. 

Melihat semua orang yang sedang berlari pada pagi hari, aku yang suka berjalan menatap mereka bingung. “Kenapa mereka terburu-buru?” Tidak, bukan itu yang ku tanya dalam benakku. “Kenapa aku lebih suka berjalan daripada berlari?” Itu yang menjadi pertanyaan ku. “Itu mungkin karena hidup ini soal perjalanan bukan pelarian” pikirku. 

Sebagian orang hadir untuk belajar cara bersyukur dari kebahagiaan hidup mereka. Namun, sebagian lainnya lahir untuk belajar cara menjadi kuat dari cobaan hidup mereka. 

Aku Jihan, aku hadir untuk belajar bersyukur dari semua yang ku dapat di dunia ini. Bukan berarti yang baik-baik aja, kita juga harus bersyukur atas kejadian buruk yang menimpa. Menjadi pemenang itu tidak pernah beranggapan seolah ia tidak akan gagal. Malah dari kegagalan itu seorang pemenang bisa bangkit dan bersyukur. Lalu setelah ia menang, ia akan belajar dari keberhasilannya sendiri. 

Manusia itu memang selalu dituntut untuk bekerja keras, bahkan saat mereka belum terlahir ke dunia. Namun, jangan pernah lupa untuk bersyukur dan mengapresiasi diri sendiri. Ceritalah pada dirimu tentang proses yang sudah kau lewati. Katakan pada dirimu sendiri ucapan terima kasih telah berjuang dan bertahan selama ini, karena itu adalah cara untuk menghargai setiap proses yang kita jalani.  

Untuk yang suka ‘berlari’. Ga harus lari terus, ada waktunya buat jalan sebentar. Mungkin Tuhan ingin kita ngehargain ‘perjalanan’, bukan sekedar cepat sampai tujuan. Semangat!

Pictured by Pinterest 

Komentar